Groundbreaking Tol Cijago Seksi-3, Ditargetkan Selesai Konstruksi 1,5 Tahun

  • By Administrator
  • 28 May 21

Proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi III sepanjang 5,4 kilometer yang merupakan proyek strategis nasional mulai dibangun. Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya, Hilman Muchsin, mengatakan bahwa pembangunan konstruksi tol ini ditargetkan selesai dalam jangka waktu 1,5 tahun, sehingga kemungkinan konstruksi selesai pada akhir 2022 mendatang.

“Target konstruksi selesai pada akhir 2022, sehingga dapat beroperasi pada awal 2023,” kata Hilman dalam acara groundbreaking, Jumat (28/5/2021).

Menurut Hilman, dengan diselesaikannya konstruksi Tol Cijago Seksi III akan mampu meningkatkan konektivitas Tol JORR II yang berdampak positif dalam mengurangi kemacetan di pusat Kota Depok, memperlancar mobilitas warga, dan mengurangi kemacetan di ruas tol lainnya.

Sebab, sebagai Proyek Strategis Nasional, Selain mampu mengatasi macet , jalan Tol Cinere Jagorawi juga mampu membantu pertumbuhan ekonomi karena memiliki nilai strategis untuk meningkatkan volume distribusi barang dan jasa di kawasan Jabodetabek. Ruas jalan tol ini juga akan memperlancar arus mobilitas warga Bodetabek menuju Jakarta dan Bandara Soetta.

“Waktu tempuh Jagorawi Bandara Soetta akan berkurang signifikan saat pembangunan jalan tol Cijago ini rampung,” ungkapnya

Melalui pelelangan terbatas, Hilman mengatakan, LMA-PPRE KSO ditetapkan sebagai kontraktor pelaksana pembangunan jalan tol Cijago seksi 3 dan PT Multi Phi Beta ditetapkan sebagai konsultan pengawas pembangunan Jalan Tol Ruas Cijago Seksi 3.

“Diharapkan proses pembangunan Tol Cijago Seksi III dapat selesai sesuai jadwal dan mewujudkan peran strategis sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi kawasan,” imbuhnya.

“Dalam rangka mendorong penyelesaian proyek, KPPIP telah melakukan prioritisasi pendanaan pengadaan tanah, serta berkoordinasi dengan stakeholder melakukan monitoring dan debottlenecking (memfasilitasi proyek yang terhambat) atas permasalahan pada pelaksanaan pembangunan proyek," tulis Sekretariat Komite KPPIP.

Kebutuhan dana pengadaan tanah TA 2021 telah dialokasikan oleh KPPIP dan LMAN beserta kementrian PUPR untuk penyelesaian Proyek Tol Cijago. KPPIP juga mengimbau masyarakat yang terdampak pembangunan jalan untuk mempercepat penyelesaian pembebasan lahan.